Selamat Datang Di Primbonjodoh.net Situs Kitab Primbon Jawa Yang di Kutib Dari Kitab Primbon Kuno Bataljemur Adammakna.

PRIMBON NEPTU DAN PASARAN KELAHIRAN

Neptu adalah nilai angka yang disematkan dalam tiap-tiap hari dan pasaran.terkadang pada aksara,jenis bulan dan hal lainya pun di sematkan nilai neptu untuk di buat perhitungan tertentu,tetapi yang paling umum di pakai untuk petungan adalah hari pasaran.
Neptu hari sebagai berikut:
1.minggu 5
2.senin 4
3.selasa 3
4.rabu 7
5.kamis 8.
6.jumat 6
7.sabtu 9.

Sedangkan neptu pasaran adalah sebagai berikut:

1.kliwon 8
2.legi 5
3.pahing 9
4.pon 7
5.wage 4

Ada yang berpendapat bahwa neptu adalah singkatan(jarwa dhoksok/kerata basa).karena neptu memang di gunakan untuk mewakili suatu hal yang dalam suatu perhitungan tertentu(petungan).
Selain neptu,ada juga nilai angka lain yang menyertai neptu,tetapi jarang digunakan,sebab hanya di pakai dalam perhitungan yang lebih rumit,
Berikut ini adalah sifat-sifat manusia dari masing-masing weton kelahiran berdasarkan jumlah neptu hari dan neptu pasaran.cantoh: kamis pon adalah 8 + 7 = 15.

  • jumlah 7 sifatnya tawakal,nriman senang laku seperti pandita bertapa atau sebagainya dan jika berbicara tidak mau kalah dan senang pergi jauh.
  • jumlah 8. sifatnya brangasan dan panasan,iri hati dan kurang berkasih sayang,banyak orang yang dizaliminya,suka bertengkar,dan jika marah membahayakan.
  • jumlah 9 sifatnya dalam berumah tangga sering tidak tenang,suka berkelana jauh,dan tidak berbakat menjadi paranormal sebab jika mengucapkan mantra sering tidak manjur.tapi malah merusak.
  • jumlah 10 sufatnya tenag dan sederhana,cepet mempelajari sesuatu,berbakat menjadi dukun,tidak suka di tanya-tanyai,suka berkomentar urusan orang,dan sangat sayang kepada sanak keluarganya.
  • jumlah 11 sifatnya pemberani terbuka dan berprinsip,berani berpergian malam hhari,berani mati,senag memberi,dermawan kepada semua orang,tetapi jika jatuh miskin suka mencuri milik tetangga.
  • jumlah 12 sifatnya kurang bersyukur,banyak maunya,tergila-gila akan kedudukan,senang kemuliaan duniawi,lelaki atau perempuan sama-sama pintar mencari harta,sering kehilangan dan kurang hangat dalam pergaulan.
  • jumlah 13 suka berbicara ngawur,senang di puji,jika marah berbahaya,senang begadang tanpa tujuan,tetapi hatinya baik,rukun dengan saudara dan pintar berdagang.
  • jumlah 14 sifatnya senang melakukan pekerjaan apapun,cepat ahli dalam mempelejari sesuatu,bila sedang belajar sangat tekun,sopan dan rendah hati,kelemahanya adalah agak sungkan dan kurang berbakat kaya.
  • jumlah 15 sifatnya pandai memerintah orang lain,keras dan kaku hatinya,kemampuan budinya cukup lumayan,mampu mencari penghidupan,disayangi banyak kawanya, kekuranganya adalah sering berkelahi sebab etika dan peraturanya.
  • jumlah 16 senan berbahasa manis serta menjujung tinggi adat dan susila,berbakat kaya,senang berkomentar urusan orang lain,segala sesuatu yang di usahakan tidak meleset dan selalu jadi,jika urusan makan tidak dapat di nganggu orang.
  • jumlah 17 sifatnya pendiam,tetapi mudah tersinggung,jika bekerja sering mendapatkan halangan,dan sering dizalimi orang,serta tidak mudah di nasehati,
  • jumlah 18 sifatnya terlalu berani tetapi kurang perhitungan senang mengertak akan tetapi jika di gertak balik nyalinya akan nyiut dan mundur.

REZEKI MANUSIA MENURUT PRIMBON

Masalah Hari untuk mencari Sandang Pangan*
1. Bila hari Jum'at Kliwon, maka sandang berada di barat , pangan di
selatan, sakit berada di selatan
2. Bila hari Sabtu Legi, maka sandang berada di selatan , pangan dan
sakit di barat, pati berada di Timur
3. Bila hari Ahad Pahing, maka sandang berada di timur , pangan di
barat, sakit berada di selatan dan timur, pati berada di utara
4. Bila hari Senen Pon, maka sandang berada di utaras , pangan di
selatan, sakit berada di timur dan pati di barat
5. Bila hari Selasa Wage, maka sandang berada di selatan , pangan di
utara, sakit berada di timur, pati berada di barat
6. Bila hari Rabu Kliwon, maka sandang berada di utara , pangan di
timur, sakit berada di barat dan pati di selatan
7. Bila hari Kamis Legi, maka sandang berada di timur , pangan di barat,
sakit berada di selatan dan pati di utara
8. Bila hari Jum'at Pahing, maka sandang berada di barat , pangan di
barat, sakit dan pati berada di selatan
9. Bila hari Sabtu Pon, maka sandang berada di selatan , pangan di
timur, sakit berada di barat dan pati di utara
10. Bila hari Ahad Wage, maka sandang berada di timur , pangan di barat,
sakit berada di selatan, dan pati di utara
11. Bila hari Senen Kliwon, maka sandang berada di selatan , pangan di
timur, sakit berada di barat dan pati di utara
12. Bila hari Selasa Legi, maka sandang berada di utara , pangan di
selatan, sakit berada di timur dan pati di utara
13. Bila hari Rabu Pahing, maka sandang berada di utara , pangan di
barat, sakit berada di timur dan pati di selatan
14. Bila hari Kamis Pon, maka sandang berada di timur , pangan di barat,
sakit berada di selatan dan pati di utara
15. Bila hari Jum'at Wage, maka sandang berada di barat , pangan di
selatan, sakit berada di utara dan pati di timur
16. Bila hari Sabtu kliwon, maka sandang berada di selatan , pangan di
barat, sakit berada di timur dan pati di utara
17. Bila hari Ahad Legi, maka sandang berada di timur , pangan dan sakit
berada di utara dan pati di selatan
18. Bila hari Senen Pahing, maka sandang berada di selatan , pangan di
utara, sakit berada di timur dan pati di utara
19. Bila hari Selasa Pon, maka sandang berada di timur , pangan di
barat, pati berada di utara
20. Bila hari Rabu Wage, maka sandang berada di utara , pangan di barat,
sakit berada di timur dan pati di barat
21. Bila hari kamis Kliwon, maka sandang berada di timur , pangan di
selatan, sakit berada di barat dan pati di utara
22. Bila hari Jum'at Legi, maka sandang dan pangan di barat, sakit
berada di selatan dan pati di utara
23. Bila hari Sabtu Pahing, maka sandang berada di selatan , pangan di
utara, sakit berada di timur dan pati barat
24. Bila hari Ahad Pon, maka sandang berada di timur , pangan di barat,
sakit berada di selatan dan pati utara
25. Bila hari Senen Wage, maka sandang berada di selatan , pangan di
utara, sakit berada di timur dan pati barat
26. Bila hari Selasa Kliwon, maka sandang berada di selatan , pangan di
timur, sakit berada di barat dan pati di utara
27. Bila hari Rabu Legi, maka sandang berada di utara , pangan di
selatan, sakit berada di barat dan pati di timur
28. Bila hari Kamis Pahing, maka sandang berada di timur , pangan di
barat, sakit berada di selatan dan pati di utara
29. Bila hari Jum'at Pon, maka sandang berada di barat , pangan di
barat, sakit berada di selatan dan pati di utara
30. Bila hari Sabtu Wage, maka sandang berada dan pangan di selatan,
sakit berada di timur dan pati di barat
31. Bila hari Ahad Kliwon, maka sandang berada di timur , pangan di
barat, sakit berada di selatan dan pati di utara
32. Bila hari Senen Legi, maka sandang berada di selatan , pangan di
utara, sakit berada di timur dan pati barat
33. Bila hari Selasa Pahing, maka sandang berada di selatan , pangan di
utara, sakit berada di barat dan pati di timur
34. Bila hari Rabu Pon, maka sandang berada di utara , pangan di barat,
sakit berada di selatan dan pati di utara
35. Bila hari kamis Wage, maka sandang berada di timur , pangan di
barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

MENENTUKAN HARI MENDIRIKAN RUMAH

Melanjutkan tulisan serial Primbon (6) yang secara umum telah
diuraikan bahwa untuk mengawali mendirikan rumah tinggal, ada empat
nama Bulan yang mempunyai pengaruh baik diantara duabelas nama Bulan
yang ada, yaitu :

1. Bulan Sura tidak baik
2. Bulan Sapar tidak baik
3. Bulan Mulud (Rabingulawal) tidak baik.
4. Bulan Bakdamulud (Rabingulakir) baik
5. Bulan Jumadilawal tidak baik
6. Bulan Jumadilakir kurang baik
7. Bulan Rejeb tidak baik
8. Bulan Ruwah (Sakban) baik
9. Bulan Pasa (Ramelan) tidak baik
10. Bulan Sawal sangat tidak baik
11. Bulan Dulkaidah cukup baik
12. Besar sangat baik

Dari daftar tersebut Bulan Bakdamulud, Bulan Ruwah, Bulan Dulkaidah
dan Bulan Besar, secara umum baik untuk mengawali pendirian rumah
tinggal.

Setelah mendapatkan empat nama bulan baik (secara umum) langkah
selanjutnya adalah memilih waktu yang khusus bagi keluarga yang akan
mendiami rumah. Disebut khusus karena jumlah angka dari hari-pasaran
tanggal lahir pasangan suami-istri menjadi untuk dasar untuk memilih
hari baik.

Tabel A
Nilai Angka
Senin 4
Selasa 3
Rabu 7
Kamis 8
Jumat 6
Sabtu 9
Minggu 5

Tabel B
Nilai Angka Angka
Pon 7
Wage 4
Kliwon 8
Legi 5
Paing 9

Caranya: Hari-pasaran kelahiran ayah atau suami dan hari-pasaran
kelahiran ibu atau isteri masing-masing diangkakan (lihat Tabel A dan
Tabel B, pindahan dari tulisan serial Primbon 4), lalu dijumlah.
Dengan angka hasil penjumlahan tersebut, usahakan memilih hari-pasaran
untuk mengawali pembangunan rumah tinggal, yang jika dijumlahkan
semuanya (hari-pasaran kelahiran suami + hari-pasaran kelahiran isteri
+ hari-pasaran mengawali pendirian rumah) lalu dibagi 5, menyisakan
angka 3, angka 2 atau angka 1. cara ini disebut perhitungan Pancasuda,
dengan rumus perhitungan lihat Tabel G

Tabel G
Nama Artinya
1 Sri rejeki melimpah
2 Lungguh mendapat derajat dan pangkat
3 Gedhong kaya harta benda
4 Lara Sakit-sakitan
5 Pati Mati dalam arti luas

Contoh:

Hari-pasaran kelahiran Suami, Senin-Paing, Senin 4 + Paing 9 = 13
Hari-pasaran kelahiran Istri, Kamis-Legi, Kamis 8 + Legi 5 = 13 +
Jumlah = 26

~ Mencari angka hari pasaran, yang jika dijumlahkan dengan angka 26
dan dibagi 5 menyiskan angka 3, atau 2 atau 1.

~ Mengurutkan angka hari pasaran mulai dari jumlah yang paling kecil
yaitu 7, hingga sampai jumlah yang paling besar yaitu 18.

7 + 26 = 33 : 5 sisa 3 (cukup baik)
8 + 26 = 34 : 5 sisa 4 (tidak baik)
9 + 26 = 35 : 5 angka yang habis dibagi 5, dihitung sisa 5 (jelek sekali)
10 + 26 = 36 : 5 sisa 1 (baik sekali)
11 + 26 = 37 : 5 sisa 2 (baik)
12 + 26 = 38 : 5 sisa 3 (cukup baik)
13 + 26 = 39 : 5 sisa 4 (tidak baik)
14 + 26 = 40 : 5 sisa 5 (jelek sekali)
15 + 26 = 41 : 5 sisa 1 (baik sekali)
16 + 26 = 42 : 5 sisa 2 (baik)
17 + 26 = 43 : 5 sisa 3 (cukup baik)
18 + 26 = 44 : 5 sisa 4 (tidak baik)

Dari paparan tersebut diketahui hari baik untuk mendirikan rumah
tinggal, khusus bagi pasangan suami–istri yang hari-pasaran-lahir
keduanya berjumlah 26 adalah :

Terbaik 1 : hari-pasaran berjumlah 10 ( Selasa Pon, Jumat Wage dan Minggu Legi)
: hari-pasaran berjumlah 15 (Rabu Kliwon, Kamis Pon dan Jumat Pahing)

Terbaik 2 : hari-pasaran berjumlah 11 (Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu
Wage dan Jumat legi)
: hari-pasaran berjumlah 16 (Rabu Pahing, Kamis Kliwon dan Sabtu Pon)

Terbaik 3 : hari-pasaran berjumlah 7 (Selasa Wage)
: hari-pasaran berjumlah 12 (Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi,
Kamis Wage dan Minggu Pon)
: hari-pasaran berjumlah 17 (Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon)

Selanjutnya pilih salah satu dari 21 hari baik yang berada dalam bulan
Bulan Bakdamulud, Bulan Ruwah, Bulan Dulkaidah dan Bulan Besar, yaitu:
1. Selasa Pon, 2. Jumat Wage, 3. Minggu Legi, 4. Rabu Kliwon, 5. Kamis
Pon, 6. Jumat Pahing, (terbaik 1) 7. Senin Pon, 8. Selasa Kliwon, 9.
Rabu Wage, 10. Jumat legi, 11. Rabu Pahing, 12. Kamis Kliwon, 13.
Sabtu Pon, (terbaik 2) 14. Selasa Wage, 15. Senin Kliwon, 16. Selasa
Pahing, 17. Rabu Legi, 18. Kamis Wage, 19. Minggu Pon, 20. Kamis
Pahing, 21. Sabtu Kliwon, (terbaik 3)

sumber: kitab primbon bataljemur adammakna

PRIMBON PERHITUNGAN JODOH

Dalam masyarakat jawa untuk menentukan perjodohan itu ada beberapa kriteria antara lain 3B (Bibit,Bebet,Bobot) dan juga Pasatoan salaki rabi.
Disini yang akan saya bahas tentang Pasatoan Salaki Rabi.
Pasatoan Salaki Rabi adalah padoman mencari jodoh berdasarkan Nama, Hari Lahir danNeptu (WETON).
Ilustrasi
Berdasarkan Primbon Beteljemur Adammakna pedoman perjodohan berdasarkan nama dilakukan dengan cara menjumlahkan nilai aksara pertama dari nama kedua calon pengantin lalu di bagi 5 dan sisanya itulah yang di jadikan lambang baik atau buruknya perjodohan.

Nilai-nilai aksara tersebut disesuaikan dengan aksara jawa yaitu:
Ha= 1 Na= 2 Ca= 3 Ra=4 Ka= 5
Da= 6 Ta= 7 Sa= 8 Wa= 9 La= 10
Pa= 11 Dha= 12 Ja= 13 Ya= 14 Nya= 15
Ma= 16 Ga= 17 Ba= 18 Tha= 19 Nga= 20

Dan sisa perhitungan itu dilambangkan sebagai berikut:
1= SRI yaitu selamat dan mempunyai rejeki yang lebih.
2= LUNGGUH yaitu mempunyai pangkat atau kedudukan yang tinggi.
3= GEDHONG yaitu hidupnya akan kaya
4= LARA yaitu hidupnya sering mendapatkan kesulitan
5= PATI yaitu hidupnya akan serin mendapatkan bencana/ kematian
contoh:
Pria bernama Tony dijodohkan dengan Jeny
cara perhitungannya TA dari Tony + JA dari Jeny = 7+13 = 20 : 5 = 4 habis (tak ada sisa) hal seperti ini diartikan sisa 5 melambangkan PATI maka perjodohan ini tidak baik atau tidak jodoh.
tapi jika Tony di jodohkan dengan Reny
TA dari Tony + RA dari Reny = 7 + 4 = 11 : 5 = 2 sisa 1 melambangkan SRI maka perjodohan ini baik atau jo doh.
selain perhitungun diatas ada juga perhitungan dengan HARI KELAHIRAN. prhitungan tersebut berdasarkan Pimbon Betaljemur Adammakna sbagai berikut:

AKAD & AKAD => sering sakit SENIN & SENIN => buruk
AKAD &SENIN => sering sakit SENIN &SELASA => selamat
AKAD &SELASA => miskin SENIN &RABU => anaknya perempuan
AKAD &RABU => selamat SENIN &KAMIS => dikasihi orang
AKAD &KAMIS => bertengkar SENIN &JUMAT => selamat
AKAD &JUMAT => selamat SENIN &SABTU => rahmat
AKAD &SABTU => miskin

SELASA & SELASA => buruk RABU & KAMIS => selamat
SELASA & RABU => kaya RABU & JUMAT => selamat
SELASA & KAMIS => kaya RABU & SABTU => baik
SELASA & JUMAT => cerai KAMIS & KAMIS => selamat
SELASA & SABTU => sering bertengkar KAMIS & JUMAT => selamat
RABU & RABU => buruk KAMIS & SABTU => cerai
SABTU & SABTU => buruk
*ket : AKAD itu hari MINGGU*

Ada satu cara lagi yang akan saya ulas yaitu NEPTU (weton). Neptu adalah jumlah hari lahir dan pasarannya. Neptu bagi masyarakat jawa adalah sesuatu yang sangat penting karena dapat menggambarkan sifat dan watak seseorang. Cara perhitungan dalam perjodohan ini yaitu menjumlahkan neptu kedua calon pasangan lalu di bagi 4 dan sisanya dijadikan sebagai lambang perjodohan.

Nilai hari dan pasarannya menurut Primbon Betaljemur Adammakna adalah :
AKAD = 5 KLIWON = 8
SENIN = 4 LEGI = 5
SELASA = 3 PAHING = 9
RABU = 7 PON = 7
KAMIS = 8 WAGE = 4
JUMAT = 6
SABTU = 9
Lambanya sebagai berikut :
1 = GENTHO artinya tidak mempunyai anak
2 = GEMBILI artinya mempunyai banyak anak
3 = SRI artiny banyak rejeki
4 = PUNGGEL artinya ada yang mati salah satu

Paling Sering Dibaca