Selamat Datang Di Primbonjodoh.net Situs Kitab Primbon Jawa Yang di Kutib Dari Kitab Primbon Kuno Bataljemur Adammakna.

Ikuti Kami Di Facebook

Tampilkan posting dengan label watak kelahiran selasa pahing. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label watak kelahiran selasa pahing. Tampilkan semua posting

WATAK KELAHIRAN SELASA PAHING

WATAK KELAHIRAN SELASA PAHING
1. Weton anda adalah Selasa Pahing.
Sifat/karakter orang yang lahir pada Weton
tersebut, adalah:
Orang-orang yang lahir pada hari Selasa Pahing
konon bersifat santai dan dapat menerima orang
lain apa-adanya. Mereka terampil dengan tangan
mereka, suka menolong, dan mau berkorban
banyak bagi orang yang mereka sayangi. Tetapi
jangan tanya tentang orang-orang yang
membuat mereka marah! Kalangan Selasa Pahing
mempunyai reputasi terburuk dalam hal
membalas dendam secara membabibuta.
Meskipun mereka cenderung untuk cukup
beruntung, mereka harus belajar untuk
mengendalikan suatu kehausan pribadi yang
mungkin membuat mereka agak serakah. Lalu di
kemudian hari mereka dapat hidup tenang dan
berbahagia, dikelilingi banyak teman yang baik
dan menarik.
2. Mongso anda adalah Kasadasa.
Sifat/karakter orang yang lahir pada Mongso
tersebut, adalah:
KASADASA - Gedhong Minep Jroning Kayun
27 Maret - 19 April
KEADAAN UMUM
Mereka yang terlahir pada tanggal 27 Maret - 19
April, adalah kelahiran mangsa "KASADASA",
dapat juga di sebut sebagai Orang Kasadasa.
Pada mangsa Kasadasa, sering terdengar desiran
angin kencang, karena pada saat itu adalah
perubahan musim, dari musim hujan ke musim
kemarau, dengan candranya, "Gedhong Minep
Jroning Kayun", yang artinya "Pintu Gerbang
Tertutup Didalam Hati". Lamanya orbit 24 hari,
dalam pengaruh Resi Bisma. Disebut juga
mangsa Mareng.
Resi Bisma mempunyai sifat teguh hati dan
pemberani. Tidak mau mengalah, karena
mempunyai jiwa militer, yang berarti disiplin dan
tegas. Mau mengalahkan tetapi tidak mau
dikalahkan. Dia hanya tunduk kepada orang yang
dihormati dan disegani. Seperti dikisahkan dalam
dunia pewayangan bahwa Bisma merelakan
warisan tahtanya demi menghormati dan rasa
cintanya kepada ayahnya. Agar tidak mempunyai
keturunan, maka Bisma tidak menikah seumur
hidupnya "Wadad". Suatu gambaran betapa
teguh dan tegas pendirian Bisma, walau untuk itu
dia harus menderita.
Orang yang terlahir dalam pengaruh Resi Bisma
ini mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi,
baik terhadap keluarga maupun terhadap
lingkungannya. Kesadarannya bermasyarakat
sangat tinggi. Dia sangat membenci ketidakadilan,
berani mendobrak segala sesuatu yang
dianggapnya mengkorup norma prikemanusiaan.
Bahkan kalau memang dibutuhkan dia rela
mempertaruhkan harta maupun kedudukannya
demi membela kebenaran. Prinsipnya sangat kuat
dan idealis.
Banyak orang KASADASA yang hidupnya
membujang atau menikah terlambat, karena lebih
mengutamakan perjuangan untuk adik-adiknya
daripada memikirkan diri sendiri. Karena dia
berpikir dengan dia kawin maka akan merepotkan
perjuangannya untuk adik-adik dan orangtuanya.
Dibantunya orang tua untuk mensukseskan adik-
adiknya, baik sekolah maupun sampai berumah
tangga. Dia sendiri mengalah sampai tua.
Sifat keras kepalanya itulah yang membuat tidak
ada orang lain yang dapat menasehatinya. Semua
langkah yang diambilnya adalah langkahnya
sendiri. Dalam tata kehidupan, dia adalah orang
yang mandiri, tidak mau diperintah dan sulit
untuk tunduk kepada kemauan orang lain. Maka
mangsa "Kasadasa" dicandra "Gedhong Minep
Jroning Kayun", yang artinya "Tertutup Pintu
Hatinya". Terbukti didalam kehidupan nyata,
bahwa orang Kasadasa angkuh dan mudah
tersinggung, tetapi agak pemalu. Pendapatnya
tidak bisa dirubah orang lain, begitu pula kalau dia
benci kepada seseorang, maka dendam itu tidak
dapat lunas kalau tidak terbalas. Maka dikatakan
pintu hatinya tertutup.
Walau begitu, dia senang membela yang lemah,
kalau itu dirasakan benar bagi dia. Tidak dapat
orang menghasut untuk suatu pekerjaan yang
tidak disenanginya. Karena kepekaan perasaan,
hati yang keras dan pemalu. Maka orang
Kasadasa sering jadi korban perasaan, sering sakit
hati.
Orang Kasadasa yang telah dewasa, lebih tegas
dan lebih banyak menggunakan pikiran daripada
perasaannya. Lebih banyak menggunakan otak
daripada otot. Langkah-langkahnya telah nampak
jelas, haluan dan tujuan hidupnya lebih jelas
terbaca. Berani berkorban untuk kepentingan
orang lain, walaupun untuk itu dia harus
menderita, Sekali dia memutuskan sesuatu, tidak
akan menariknya kembali.
Sebagai orang yang dilahirkan dengan
pembawaan "Mandiri", maka orang "Kasadasa"
dilengkapi oleh Tuhan suatu keistimewaan, yaitu
pada otaknya. Pada umumnya orang "Kasadasa"
rnempunyai kecerdasan yang luar biasa. Cepat
dapat memecahkan suatu perkara dan pekerjaan
yang pelik dan muskil.
Karena keberanian dan kecerdasannya itulah yang
mengangkat dia kepuncak karirnya. Banyak orang
mengaguminya. Dia sangat tekun bekerja, kalau
pekerjaan itu pilihannya. Karena dia adalah
manusia yang tidak mau diperintah-perintah.
Sebaliknya dia senang memerintah, karena dia
merasa lebih dari yang lain. Itupun diakui oleh
sahabat-sahabatnya, bahwa orang "Kasadasa"
mempunyai banyak kelebihan.
KEADAAN ALAM SEMESTA
Mangsa "KASADASA" berpengaruh pada Alam
Semesta, pada saat itu sedang mengalami
peralihan musim. Musim hujan menghadapi
perubahan ke musim kemarau. Walau terkadang
masih turun hujan, tetapi tidak lebat. Hawanya
masih sejuk, bahkan didaerah pegunungan masih
terasa dingin. Angin berhembus kencang sekali
dari arah Tenggara. Hembusan angin yang
kencang itu terdengar berdesau-desau dan
kadang merontokkan daun-daun. Pada peralihan
musim itulah datangnya Naga Jatingarang,
disebut Mareng.
Tampaklah burung-burung Manyar membuat
sarang. Hewan-hewan ternak seperti sapi dan
kerbau mulai bunting. Sedangkan di sawah
tarnpaklah pemandangan yang indah bagaikan
lautan emas. Tiada lain adalah padi yang telah
menguning terhembus angin pegunungan.
Bergelombang-gelombang bagaikan air
samudera. Petani mulai panen.
Panen atau menuai padi di sawah, adalah suatu
saat yang paling gembira bagi masyarakat
pedesaan. Bahkan pada saat tersebut di beberapa
desa mengadakan pentas tayub, pentas wayang
atau selamatan. Kesemuanya adalah suatu
ungkapan rasa bersyukur atas rahmat yang telah
dikaruniakan Tuhan kepada umat manusia.
KEADAAN FISIK
Orang "KASADASA" mempunyai bentuk fisik
gagah berukuran sedang, wajahnya bulat telur,
matanya bulat berbinar-binar, dengan sepasang
alis yang cukup tebal. Hidungnya mancung,
bibirnya sedang dengan ukuran mulut agak lebar.
Tangan dan kakinya tidak begitu berotot.
rambutnya lebat dan hitam, tetapi pada usia yang
sangat muda sudah banyak rambutnya yang
rontok.
Dalam hal kesehatan fisik, maka orang Kasadasa
cukup sehat. Orang Kasadasa jarang terserang
penyakit yang berat. Hanya penyakit umum yang
disebabkan oleh kelelahan atau kurang berhati-hati
memilih makanan. Kadang-kadang terserang sakit
perut dan mata berkunang-kunang, tapi itupun
tidak berlangsung lama.
KEADAAN MASA KANAK-KANAK
Anak-anak yang terlahir pada mangsa Kasadasa
ini umumnya mempunyai pembawaan watak
yang keras dan tidak mau mengalah. Sering
menonjolkan kenakalan dan kebandelan.
Bila dia berbuat salah, tidak mau mengakui
kesalahannya itu. Kalau dia mendapat hukuman,
menganggapnya bahwa yang memberi
hukuman itu berbuat tidak adil. Entah siapa saja
yang menangani dia, dalam pikirannya hanya
terbayang musuh. Karena memang anak
"Kasadasa" terlahir sebagai prajurit atau manusia
yang berjiwa militer.
Jiwanya keras, kemauannya keras, tidak mau
dikalahkan, tidak mau diperintah, bahkan dia
merasa dirinyalah yang terpandai diantara anak
yang lain. Untuk itu, dia berlatih segala sesuatu
dengan baik, belajar segala sesuatu dengan tekun
dan bersungguh-sungguh. Maka benar-benar
anak "Kasadasa" sangat mengagumkan.
Keistimewaannya adalah pada tingkat
kecerdasannya yang tinggi. Mudah menyerap
pengetahuan apa pun, baik dari buku maupun
dari lingkungannya. Sehingga anak "Kasadasa"
lebih menonjol daripada anak lainnya. Bahkan
anak Kasadasa selalu tampil sebagai pemimpin,
dikelasnya sebagai ketua kelas, sebagai ketua
OSIS, dan begitu juga di luar sekolah dia juga bisa
tampil sebagai pemimpin. Kenyataannya
memang banyak hal yang dapat diselesaikan oleh
anak Kasadasa dibanding anak lainnya.
Budinya yang bersifat keras harus mendapat
bimbingan yang baik dari pihak-pihak pendidik
dan orang tua. Karena mendidik anak "Kasadasa"
dengan kekerasan akan mengembangkan jiwa
keras pada diri anak itu. Sabar dan harus Hati-hati,
karena masa kanak-kanak itu adalah masa
pembentukan jiwa.
KEADAAN MASA REMAJA
Masa remaja kelahiran mangsa "KASADASA"
adalah melanjutkan alur kehidupan dari masa
kanak-kanak. Jadi apa yang mempengaruhi pada
masa kanak-kanak itulah yang membentuk jiwa
remaja "Kasadasa".
Sifat keprajuritan anak "Kasadasa" terus berlanjut,
tegas, disiplin dan mudah marah. Tetapi setelah
kurun waktu remaja tiba, sifat mudah marahnya
itu lebih terarah untuk hal-hal yang positif. Artinya
sifat pemarahnya itu dapat disalurkan untuk
mendalami suatu ilmu dengan membakar
semangatnya. "Mengapa saya tidak bisa?", adalah
pertanyaan-pertanyaan yang mencambuknya
untuk giat belajar.
Pemalu, dia akan merasa malu kalau
kekurangannya sampai diketahui orang lain. Maka
dia akan berusaha sekuat mungkin untuk
meningkatkan proporsi dirinya, sehingga dia
merasa bahwa dirinya sudah menduduki
rangking teratas.
Kepemimpinan, bahwa remaja kelahiran mangsa
"Kasadasa" mempunyai ambisi memimpin yang
sangat tinggi. Karena dia sendiri tidak mau
dipimpin oleh orang lain. Untuk mencapai
kedudukan sebagai orang yang patut menjadi
pemimpin, maka remaja Kasadasa terus
berusaha untuk meningkatkan kwalitas dirinya.
Baik dalam segi ilmu pengetahuan, kebiasaan atau
ketrampilan apapun, dan kewibawaan. Dengan
suatu keyakinan bahwa dia adalah yang
terpandai, maka remaja Kasadasa dapat tampil
kedepan dengan optimis. Kenyataannya memang
begitu, banyak remaja Kasadasa yang tampil
menjadi pemimpin. Dalam hal ini memberikan
bimbingan dan membina kawan-kawannya yang
membutuhkan pertolongan.
Orang kelahiran Kasadasa mempunyai
kesenangan bepergian, oleh karenanya banyak
proyek-proyek yang dikerjakan terbengkalai. Ide-
idenya banyak yang sebenarnya kalau dikelola
dengan baik akan baik sekali jadinya. Tetapi
sifatnya yang selalu bergerak, kemudian
mempunyai ide yang lain lagi. Sehingga
semuanya tidak menghasilkan suatu apapun.
Proyek-proyek yang dibuatnya itu sebenarnya
mempunyai tujuan untuk menolong orang lain,
memberikan lapangan kerja dan menyalurkan
bakat.
Maka dengan pengalaman-pengalaman itu, dia
harus menyadari dan mau bekerja sama dengan
orang lain yang bersifat untuk mengelola cetusan-
cetusan ide orang Kasadasa itu. Kalau bisa terjadi
hal tersebut, maka usaha orang Kasadasa dapat
sukses.
CIRI KHAS
Bicara tentang orang Kasadasa, pastilah ada suatu
petunjuk sebagai suatu tanda yang khas orang
Kasadasa. Ciri khas ini bukan suatu yang dapat
dirahasiakan. Misalnya seperti postur tubuh,
sepak terjang dan budi pekerti. Artinya
penampilannya, semua itu tidak dapat dibuat-buat
atau disembunyikan.
Bila kita ketemu dengan seseorang yang serba
grusa-grusu dan dalam melakukan segala
sesuatu tampak tergesa-gesa. Kemudian tampak
penampilannya seperti orang gelisah, tangannya
memegang benda apa saja yang berada di
sekitarnya, kemudian dalam organisasi selalu
berambisi untuk membuat suatu evolusi dan
revolusi, perombakan-perombakan dan
reorganisasi. Itulah salah satu ciri khas orang
Kasadasa.
Selain daripada itu, ada-ada saja ulahnya pada
saat dia berbicara dengan orang lain, untuk
menutupi kegugupannya. Apalagi bila
berhadapan dengan lawan jenisnya, dia akan
tampak gugup sekali. Namun menjadi kebiasaan
dan ciri khas orang Kasadasa, walaupun kalah
tidak mau mengakui kekalahannya.
IKATAN PERSAHABATAN
Orang kelahiran mangsa "KASADASA" pada
umumnya pandai bergaul, oleh sebab itu dia
mempunyai banyak kenalan. Pergaulannya cukup
luas.
Dalam pergaulan itu tentu saja ada kawan, rekan
dan sahabat. Sahabat adalah kawan yang dapat
menyimpan rahasia, memberikan pertolongan,
baik moral maupun materi. Sahabat bisa
diibaratkan seperti saudara kandung sendiri. Maka
dapat diistilahkan mencari kawan mudah tetapi
memelihara persahabatan sukar. Orang kelahiran
mangsa "KASADASA" dapat mengikat tali
persahabatan yang kokoh dengan orang yang
kelahirannya jatuh pada Mangsa "KANEM" (10
November - 22 Desember), kemudian dapat juga
bersahabat dengan baik dengan kelahiran Mangsa
"KARO" (3 Agustus - 25 Agustus).
Dua zodiak itu adalah pilihan yang dapat dijadikan
sahabat sejati, artinya sahabat kepercayaan segala
rahasia, sampai rahasia pribadi. Begitu juga dapat
cocok dengan sesama kelahiran mangsa
"KASADASA", hanya kadang ada sedikit keretakan
kalau kebetulan ada perbedaan pendapat, kadang
saling ngotot. Tapi itupun hanya berlangsung
selintas, kemudian akan baik kembali.
Dengan petunjuk tiga mangsa sebagai calon
sahabat karib itu, bukan berarti menutup suatu
kemungkinan untuk berkawan dengan mangsa
lainnya. Namun hanya sekedar kawan dan rekan,
karena dengan mereka ini sering banyak hal-hal
yang bertentangan serta riskan sekali kalau untuk
membicarakan atau mengelola suatu usaha
patungan. Walaupun orang "Kasadasa" tidak
senang bekerja secara patungan. Tetapi telah
menjadi sifat orang Kasadasa senang bergaul,
senang berkawan, bahkan senang berorganisasi.
Tentu saja dalam pergaulan tidak mungkin untuk
memilih-milih kelompok kelahiran atau mangsa,
karena di dunia ini terdiri dari berbagai macam
manusia dengan berbagai mangsa kelahirannya.
Begitu juga saudara satu ayah, satu ibu, tidak
mungkin terdiri dari "Kasadasa" semua.
Yang penting adalah memelihara ketentraman,
memelihara kedamaian dan kenyamanan dalam
pergaulan jangan ada kendala-kendala.
KEADAAN KESEHATAN
Orang "KASADASA" pada umumnya
mempunyai kwalitas kesehatan yang baik. Sejak
masa kanak-kanak, remaja, hingga masa tua.
Tetapi ada beberapa penyakit ringan yang lazim,
yaitu influenza dan gangguan pada
pencernaannya. Khususnya bagi orang Kasadasa
kelahiran hari "Senin", jaga benar-benar kesehatan
perutnya.
Selain itu ada kemungkinan dapat sakit pada
bagian syaraf tangan. Penyakit ini ada
kecenderungan terkena bagi yang terlahir pada
hari "Selasa". Tentu saja hal ini bisa dicegah
dengan cara olah raga, istirahat secara teratur,
dan menjaga pola & menu makanan.
Gangguan mata dapat juga mengancam orang
Kasadasa kelahiran hari Rabu dan Jumat, karena
mempunyai kelemahan pada mata dan ginjal.
Pemeliharaannya adalah dengan olah raga,
minum yang cukup, mengkonsumsi wortel dan
minum madu.
Bagi orang Kasadasa kelahiran hari Kamis dan
Sabtu, kelemahannya pada telinga dan hati.
Pencegahannya adalah olah raga, istirahat yang
cukup, dan jaga pola & menu makanan.
PEKERJAAN YANG COCOK
Pekerjaan bisa dikatakan cocok kalau sesuai
dengan sifat dan bakat seseorang. Maka orang itu
akan mengerjakannya dengan perasaan tenang
dan gembira, hasil pekerjaannya pun sangat
memuaskan.
Bagi orang Kasadasa pada dasarnya pekerjaan
yang paling cocok adalah pekerjaan
"wirasembada" tanpa campur tangan orang lain.
Walaupun begitu, menurut ahli Kejawen dalam
hal ini Astrologi Jawa membagi kelompok hari
kelahiran orang Kasadasa menjadi tiga, yaitu
sebagai berikut:
1. Eka
Kelompok ini adalah kelahiran dari hari Minggu,
Rabu dan Jumat. Orang Kasadasa kelompok
pertama ini yang paling cocok adalah sebagai
wiraswasta, mendirikan perusahaan yang ada
hubungannya dengan pertanian, kemudian dapat
juga sebagai wartawan.
2. Dwi
Kelompok ini adalah kelahiran hari Senin. Orang
Kasadasa kelompok kedua ini mempunyai bakat
dibidang pekerjaan yang baik adalah sebagai
pemandu wisata. Tetapi dapat juga mendirikan
usaha leveransir bahan bangunan, atau bekerja
dibidang bangunan.
3. Tri
Kelompok ini adalah kelahiran hari Selasa, Kamis
dan Sabtu. Orang Kasadasa kelompok ketiga ini
pekerjaan yang paling cocok baginya adalah
sebagai pengarang. Selain itu dapat juga menjadi
aktor/aktris baik teater maupun film. Juga dapat
menjadi pelukis, sekretaris, mandor bangunan.
Kalau pendidikan tinggi dapat memilih bidang
kedokteran, Arsitektur, atau menjadi Dosen.
Tetapi yang harus selalu diingat oleh orang
Kasadasa, bahwa dirinya tidak mau diperintah
oleh siapa pun, kecuali orang tuanya dan orang
yang dicintainya.
REJEKI & PENGHIDUPAN
Pada umumnya orang kelahiran mangsa
"KASADASA" mempunyai tingkat alur perjalanan
hidup yang baik, rejekinya cukup lumayan.
Ditopang pula dengan berbagai kemampuannya
mandiri, sehingga sejak masih remaja sudah
dapat mencari uang. Walau begitu, Astrolog
Kejawen membuat rumusan untuk membedakan
satu dengan yang lain dalam kelompok kelahiran
mangsa Kasadasa itu menjadi tiga bagian, yaitu
sebagai berikut:
1. Eka
Kelompok ini adalah kelahiran hari Minggu, Rabu
dan Jumat. Orang Kasadasa dalam kelompok
pertama ini adalah orang-orang yang
mempunyai keberuntungan yang paling baik.
Tidak pernah kekurangan uang. Dia sangat pandai
bergaul, sehingga banyak koneksi dan banyak
yang mendukung dalam urusan apa saja. Segala
yang diusahakannya selalu sukses dan
mendatangkan keuntungan moral maupun uang.
Hal tersebut berlanjut hingga hari tua, anak-
anaknya sukses dalam pendidikan tinggi.
2. Dwi
Kelompok ini adalah kelahiran hari Senin. Orang
Kasadasa kelompok kedua ini mengutamakan
uluran tangan dan inspirasi orang kedua. Baik itu
lingkungan keluarga, sahabat, dan masyarakat.
Dengan dukungan merekalah semua usahanya
akan berjalan. Walau pada umumnya orang
Kasadasa jarang kekurangan uang, tetapi tanpa
usaha yang keras, tidak akan berhasil
meningkatkan tingkat sosialnya.
3. Tri
Kelompok ini adalah kelahiran hari Selasa, Kamis
dan Sabtu. Orang Kasadasa kelompok ketiga ini
agak kurang baik keberuntungannya. Setiap
langkah yang dikerjakan seringkali mengalami
kegagalan, walaupun tidak berarti bangkrut sama
sekali, tetapi selalu mengalami kesulitan. Namun
karena orang "Kasadasa" mempunyai sifat tabah,
ulet dan disiplin militer yang kuat, setelah umur
mencapai 30 tahun khususnya bagi yang terlahir
dengan weton Selasa Kliwon, Kamis Pon, dan
Sabtu Paing, maka keadaan ekonominya akan
meningkat baik sekali. Bahkan kalau ulet dan
hemat akan mencapai keberhasilan di hari tuanya.
SAAT YANG TEPAT
Dalam perhitungan Astrologi Jawa, maka ada
saat-saat ketika orang mengerjakan sesuatu
berhasil dengan baik, tetapi ada hari-hari yang
lain, bila untuk mengerjakan sesuatu mengalami
kegagalan. Tentu saja hal itu menjadi kepastian
setelah mengalami penelitian berkali-kali. Hasilnya
merupakan kesimpulan parapsikolog.
Berdasarkan penelitian Horoskop Jawa maka saat
terbaik untuk melakukan pekerjaan yang
terpenting adalah pada tanggal 5 Desember,
karena pada saat itu terjadi kulminasi. Lebih-lebih
kalau pada saat tanggal tersebut jatuh pada hari
Selasa, itu lebih baik lagi.
Setidaknya usahakan segala yang terpenting
dilakukan pada tanggal 5 Desember, karena pada
saat itu Resi Bisma sedang menurunkan pancaran
saktinya dan limpahan Rahmat Ilahi. Dampaknya,
terbukalah kiat kemudahan upaya apapun yang
semula mengalami kesulitan.
Tanggal 5 Desember itu berjalan terus setiap
tahunnya, artinya setiap tahun ada pemberkahan
Agung. Hal ini khususnya bagi kelahiran mangsa
"Kasadasa".
HOBI
Bagi orang kelahiran mangsa "Kasadasa" ada
beberapa hobi, antara lain:
1. Melukis, baik natural maupun abstrak.
2. Musik, baik rock maupun pop.
3. Membaca, fiksi, non fiksi dan sastra.
4. Mengarang dan koresponden.
5. Seni pentas.
6. Panjat tebing.
JODOH
Orang kelahiran mangsa "KASADASA"
sebenarnya dekat jodohnya, baik itu pria maupun
wanita. tetapi pada umumnya akan menikah
setelah umurnya lebih dari 29 tahun, hal itu terjadi
karena dia merasa ikut bertanggung jawab
terhadap masa depan adik-adiknya. Hari-harinya
diperuntukkan memikirkan keluarga, membantu
mencari uang sekolah, bahkan memikirkan masa
depan adik-adiknya. Setelah semua tuntas,
barulah dirinya sendiri dipikirkan.
Padahal orang Kasadasa bukanlah orang yang
tidak mempunyai gairah seks. Baik laki-laki
maupun wanita "Kasadasa" mempunyai gairah
seks yang cukup tinggi. Termasuk hangat dalam
permainan ranjang.
Bagi orang kelahiran mangsa "KASADASA"
jodohnya adalah dengan kelahiran mangsa
"KARO" (3 Agustus - 25 Agustus), kemudian
dapat pula berjodoh dengan kelahiran mongso
"KANEM" (10 November - 22 Desember), tetapi
dengan orang "KASADASA"pun dapat pula cocok
dan harmonis.
Tentu saja tidak menghilangkan suatu
kemungkinan perkawinan dengan mangsa-
mangsa yang lain. Kalau terjadi, menurut para
ahli Astrologi Jawa, akan mendatangkan ketidak
harmonisan, sering ribut, tidak saling terbuka,
saling mencurigai. Walhasil akan terjadi
perceraian atau pisah ranjang. Sedapat mungkin
harus dihindari bentuk perkawinan tersebut.
BATU PERMATA YANG COCOK
Ada beberapa batu permata atau batu Aji yang
cocok bagi orang kelahiran mangsa
"KASADASA", adalah sebagai berikut:
1. Amathyst = Kecubung Asihan
Batu permata ini mempunyai sinar ungu kemilau,
baik sekali bagi orang Kasadasa yang mempunyai
sifat ingin memimpin, agar pengaruhnya
disayang atau dicintai orang lain. Selain itu
mempunyai khasiat pula untuk mencegah mabuk
minuman keras, menolak bahaya racun, dan
mencegah sakit jantung.
2. Aquamarin = Sinar laut hijau
Batu permata ini baik sekali kilauannya seperti
kemilaunya laut Arafuru, indah dan mengesankan
rasa damai serta anggun. Selain keindahan
sinarnya, mempunyai khasiat mencegah penyakit
liver, penyakit pencernaan, dan penyakit lemah
badan.
3. Intan = Diamond
Intan dinamakan juga batu mulia karena
mempunyai kekerasan dan harga yang lebih
tinggi daripada batu permata lainnya. Diamond
yang asli mempunyai harga standar yang cukup
tinggi, biasa dipakai oleh orang-orang kaya,
bangsawan, raja, atau orang-orang terkemuka.
Kilauannya sangat indah, dapat memancarkan
sinar yang beraneka warna. Khasiatnya menolak
segala ilmu hitam dan menentramkan pikiran.
4. Badar Besi = Heliotrope
Badar besi batunya hitam dan kalau didekatkan
magnet dapat melekat. Biasanya yang memakai
batu ini adalah kaum pria, untuk permata cincin.
Pemakainya akan tampak jantan. Kalau dipandang
dari segi khasiat, maka batu ini mempunyai
pengaruh meningkatkan keberanian, terhindar
dari dihinaan orang, dan meningkatkan
kewibawaan.
WARNA YANG IDEAL
Ada beberapa jenis warna yang cocok bagi
kelahiran Kasadasa, yaitu Merah Tua dan Kuning.
Dua jenis warna itu adalah warna ideal yang
dapat dipakai untuk busana maupun interior
dalam rumah atau pada karpet lantai.
BUNGA
Bunga yang cocok dan membangkitkan gairah
hidup bagi orang Kasadasa adalah bunga Mawar
Merah, Gradiol Merah Tua, dan lilly Kuning.
Demikianlah bunga-bunga itu bagi orang
Kasadasa akan mendatangkan pengaruh mistik
dan dampaknya akan menunjang daya
kehidupannya.
3. Wuku anda adalah Tolu.
Sifat/karakter orang yang lahir pada Wuku
tersebut, adalah:
Bila perjalanan Wuku Tolu memasuki orbit
mangsa "Kasadasa", maka terjadilah perubahan
dari ketentuan asli Wuku tersebut. Hal itu besar
sekali artinya bagi kehidupan dan penghidupan
seseorang, maupun peristiwa-peristiwa Alam
Semesta.
Pengaruh Wuku Tolu. Dewa: Batara Bayu.
Candra: Kekuwung. Seseorang yang terlahir
dalam Wuku tersebut sifatnya perasa, pemurah,
dan serius. Penghidupannya Besar rejekinya, di
hari tua dapat kaya. Kemudian akan terjadilah
perubahan-perubahan pengaruh kosmis, akibat
cahaya zodiak yang disebut F-korona
mempunyai pengaruh kuat sekali terhadap Alam
Semesta dan kehidupan.
Pengaruh mangsa "Kasadasa" besar sekali
terhadap peredaran dan perjalanan Wuku di
dalam kehidupan, penghidupan, sifat dan
pengaruh Alam Semesta. Merupakan misteri
kehidupan Semesta Alam. Meskipun seseorang
dengan orang lain terlahir di dalam Wuku yang
sama, kenyataannya mempunyai sifat, nasib, dan
perjalanan hidup yang berbeda. Hal itu dapat
terjadi karena perbedaan jam kelahiran, Hari dan
pasaran (Weton).